Astagfirullah, Anak ABG Mabuk Air Rebusan Pembalut
![]() |
| Rebusan Pembalut Wanita |
Kenakalan remaja berupa penyalahgunaan obat obatan serta menenggak minuman keras (miras) marak didaerahku.Begitu sangat miris,dan mempriatinkan.
Tak hanya sekadar mabuk minuman, lem, hingga obat batuk kemasan (sachet), belakangan yang baru mencuat adalah mabuk menggunakan pembalut wanita dan popok bayi.
Berdasarkan penelusuran, dari narasumber berhasil menjumpai pengguna, sebut saja namanya Mr.Bon (14), bukan nama sebenarnya.
Remaja tanggung yang masih duduk di bangku SMP itu mengaku mengetahui pembalut bisa memabukkan setelah diberi tahu temannya yang putus sekolah.
"Kalau sudah mabuk, asyiknya dibawa berangin (berangin-angin), jalan jalan pakai sepeda motor. Pakai (mengendarai) motor bawaannya tegang. Biasanya pelan, tapi tegang," ucap Mr.Bon kepada saya.
Lantas seperti apa Mr Bon dan temannya menikmati sensasi mabuk pembalut wanita?
Mr.Bon menjelaskan cara meracik pembalut tersebut.
Berdasarkan penelusuran, dari narasumber berhasil menjumpai pengguna, sebut saja namanya Mr.Bon (14), bukan nama sebenarnya.
Remaja tanggung yang masih duduk di bangku SMP itu mengaku mengetahui pembalut bisa memabukkan setelah diberi tahu temannya yang putus sekolah.
"Kalau sudah mabuk, asyiknya dibawa berangin (berangin-angin), jalan jalan pakai sepeda motor. Pakai (mengendarai) motor bawaannya tegang. Biasanya pelan, tapi tegang," ucap Mr.Bon kepada saya.
Lantas seperti apa Mr Bon dan temannya menikmati sensasi mabuk pembalut wanita?
Mr.Bon menjelaskan cara meracik pembalut tersebut.
- Langkah pertama tentu saja membeli barang. Rata rata jenis pembalut yang digunakan adalah yang bersayap (wing).
- Kemudian, setelah dibuka dari bungkusnya, pembalut ini dimasukkan ke dalam panci berisi air lalu direbus sekitar satu jam.
- Setelah dirasa cukup, air rebusan didinginkan.
- Pembalut diperas di wadah yang sama (panci), lalu siap diminum.
"Rasanya pahit, kelat," ujar Mr.Bon.
Menurutnya, setelah setengah jam meminum rebusan pembalut, mulai terasa mabuk.
Sensasinya bisa dua hingga tiga jam.
Mabuknya, lebih dari mabuk minuman beralkohol atau obat batuk kemasan.
Mabuk juga bisa lebih lama jika ditambah menenggak minuman beralkohol.
"Sekarang ini marak dikonsumsi, pagi, siang, dan sore. Terutama saat ngumpul ngumpul, biasanya kami minum di luar rumah, di tempat sepi," kata MR.Bon sembari menambahkan penikmat mabuk pembalut biasanya anak anak SMP seusianya.
Mr.Bon mengaku, biasanya membeli pembalut di Warung-warung tetangga. Dengan dalih membelikan untuk kakak perempuannya atau Ibunya.
"Mau obat batuk, pembalut, perekat, dan segala macam, orangnya cuek," kata Mr.Bon sembari
Ia menjelaskan, pembalut yang biasa digunakan mabuk biasanya jenis wing dan pink.
Jika dikonsumsi sendiri, satu atau dua lembar pembalut. Tapi kalau berramai-ramai, biasanya merebus hingga lima lembar.
Menurut Mr.Bon ada dua cara mengonsumsi pembalut ini.
Pertama, ditetesi menggunakan bensin atau alkohol, setelah itu dihisap dan kedua direbus.
"Ampas pembalut terkadang dibakar, namun saat udah terasa nyaman dan buru buru mau fly, sudah lupa buang ampas, lempar saja ke kotak sampah," ujarnya.
Mr.Bon bisa terbilang belum cukup parah, ia bercerita ada kawannya yang lain, jika mabuk, seluruh badannya bergetar.
"Pernah dia buka tangki bensin. Aku pikir kenapa, lalu diisaplah bensin dari tangki," ujarnya.
Sejumlah zat terkandung di dalam produk pembalut ataupun popok.
Di antaranya klorin yang dapat terkontaminasi menjadi dioksin.
klorin digunakan pada proses pemutihan (bleaching) oleh pabrik kertas, termasuk pabrik pembalut wanita, tissue, sanitary pad, dan popok.
Klorin dilarang pada pembuatan obat ataupun makanan berdasarkan Permenkes RI No. 472/1996.
Zat zat ini terkandung pada busa pembalut yang di dalamnya terdapat semacam jel yang befungsi menahan cairan.
Dari laman tersebut, YLKI sebenarnya sudah merilis hasil riset mereka berupa sembilan merek pembelaut dan tujuh merek pantyliner yang mengandung zat berbahaya, yaitu klorin dengan rentang 5 55 ppm.Hendaklah Para orang tua lebih memperhatikan anak-anak didalam tingkahlaku dan teman pergaulannya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar